dibawah ini adalah sedikit dari makanan khas Bandung sebagai Parisnya pulau jawa yang mungkin sudah tidak asing lagi ditelinga kita.
Karedok
Karedok dibuat dengan bahan-bahan sayuran mentah antara lain :
mentimun, taoge, kol, kacang panjang, daun kemangi, dan terong.
 Sedangkan sausnya adalah bumbu kacang yang dibuat dari cabai merah,
bawang putih, kencur, kacang tanah, air asam, gula jawa, garam, dan
terasi.
Soto Bandung
Soto Bandung ini terdiri dari daging sapi, lobak, nasi putih, taburan
kacang kedelai ditambah garnis tomat, seledri, dan bawang goreng. Soto
Bandung juga bisa dihidangkan bersama perkedel, tempe, kerupuk dan jeruk
nipis.
Soto Bandung yang terkenal sejak tahun 1955 adalah Soto Bandung M.
Tarya, yang saat ini berlokasi di Jl. Mohamad Ramdhan No. 85 Bandung.
Menu favorit Soto Bandung ini yaitu saat ditambah perkedel kentang yang
masih hangat ditambah emping, menambah kelezatan soto Bandung.
Batagor
Batagor (singkatan dari bakso tahu goreng) adalah makanan
dari daerah Sunda yang paling fenomenal, saking fenomenalnya makanan
khas ini sudah menyebar hampir ke seluruh Indonesia. Bahan dasar makanan
ini dibuat dari tahu yang berisi bakso dan dibungkus dengan tepung lalu
digoreng, disajikan dengan sambal kacang
Lotek
Lotek hampir sama bentuknya dengan pecel, yaitu makanan berupa rebusan sayuran segar yang disiram (dressing)
berupa sambal dicampur bumbu kacang. Keunikannya, di samping kacang
sebagai bahan sambal, seringkali ditambahkan tempe dan dalam bumbunya
ditambahkan terasi, gula merah juga bawang putih. Secara umum, lotek
terasa lebih manis dari pada pecel. Lotek dapat disajikan dengan lontong
atau nasi hangat, disertai dengan kerupuk dan bawang goreng.
Serabi
Serabi kadang disebut srabi atau surabi merupakan salah satu makanan ringan atau jajanan pasar yang berasal dari Indonesia. Serabi serupa dengan pancake (pannekoek atau pannenkoek)
namun terbuat dari tepung beras (bukan tepung terigu) dan diberi kuah
cair yang manis (biasanya dari gula kelapa). Kuah ini bervariasi menurut
daerah di Indonesia. Daerah yang terkenal dengan kue serabinya adalah
Jakarta, Bandung, Solo, Pekalongan dan Purwokerto yang masing-masing
memiliki keunikan tersendiri.
Combro
Combro atau kadang disebut comro atau gemet merupakan
makanan khas dari Jawa Barat. Combro terbuat dari parutan singkong yang
dibentuk bulat yang bagian dalamnya diisi dengan sambal oncom kemudian
digoreng, karena itulah dinamai combro yang merupakan kependekan dari
oncom di jero (bahasa Sunda (Namun nama tradisionalnya combro bukan
comro), artinya: oncom di dalam, begitu juga halnya dengan gemet
merupakan kependekan dari dage saemet artinya dage di dalam yang artinya
kurang lebih sama. Makanan ini lebih enak disantap saat masih hangat.
Misro
Misro adalah makanan khas dari Jawa Barat yang terbuat dari parutan
singkong yang bagian dalamnya diisi dengan gula merah kemudian digoreng,
karena itulah beri nama Misro yang merupakan kependekan dari amis di jero (bahasa Sunda, artinya: manis di dalam). Bentuknya bulat dan makanan ini enak disantap saat hangat.
Pisang molen
Pisang molen adalah makanan ringan berbahan baku pisang yang dilapisi
lembar-lembar adonan dan kemudian digoreng. Hidangan ini merupakan
variasi dalam pengolahan dari pisang goreng.
Peuyeum
Tapai singkong adalah tapai yang dibuat dari singkong yang sudah
difermentasi. Makanan ini sangat populer di Jawa dan juga dikenal di
seluruh pelosok, mulai dari Jawa Barat hingga Jawa Timur. Di Jawa Barat,
tapai singkong dikenal sebagai peuyeum (bahasa Sunda).
Pembuatan tapai menggunakan singkong sebagai bahan dasar dan ragi tapai (Saccharomyces cerevisiae)
yang dibalurkan pada umbi yang telah dikupas kulitnya sebagai bahan
untuk mem-fermentasikan. Ada dua teknik pembuatan yang menghasilkan
tapai biasa, yang basah dan lunak, dan tapai kering (yang lebih legit
dan dapat digantung ). Tapai kering populer di daerah Priangan utara
(Purwakarta dan Subang), dan dikenal sebagai buah tangan khas dari
daerah ini (dikenal sebagai peuyeum gantung, karena diperdagangkan
dengan digantung.).
Cireng
Cireng (singkatan dari aci di goreng, bahasa Sunda untuk
‘tepung kanji goreng’) adalah makanan ringan yang berasal dari daerah
Sunda yang dibuat dengan cara menggoreng campuran adonan yang berbahan
utama tepung kanji atau tapioka. Makanan ringan ini sangat populer di
daerah Priangan, dan dijual dalam berbagai bentuk dan variasi rasa.
Makanan ini cukup terkenal pada era 80-an. Bahan makanan ini antara lain
terdiri dari tepung kanji, tepung terigu, air, merica bubuk, garam,
bawang putih, kedelai, daun bawang dan minyak goreng.
Seiring dengan perkembangan zaman, cireng telah terinovasi hingga
variasi rasa yang ada mencakup daging ayam, sapi, sosis, baso, hingga
keju dan ayam teriyaki. Bahkan inovasi tidak hanya secara rasa namun
bentuk, contohnya adalah cimol. Sekarang Cireng tidak hanya terdapat di
Priangan saja, tetapi sudah menyebar ke hampir seluruh penjuru
Nusantara. Cireng yang dulu pada umumnya dijual oleh pedagang yang
menaiki sepeda dengan peralatan membuat Cireng di bagian belakang
sepedanya, bahkan telah tersedia online.
Colenak (Tape bakar saus kelapa gula merah)
Colenak adalah makanan yang dibuat dari peuyeum (tapai singkong) yang
dibakar kemudian disajikan dengan saus yang terbuat dari parutan kelapa
dan gula merah. Makanan Khas bandung
yang masih bertahan meski saat ini agak jarang yang menjualnya.
Kandungan gula dalam tapai sangat mudah terbakar, maka tapai tersebut
mudah gosong. Meskipun demikian, ini merupakan bagian yang terenak bagi
beberapa orang.
Bandrek
Bandrék adalah minuman tradisional orang Sunda dari Jawa Barat,
Indonesia, yang dikonsumsi untuk menaikkan kehangatan tubuh. Namun
anehnya, gerai penjualan bandrek masih lebih banyak ditemukan di Medan,
Sumatera Utara. Bahkan banyak bandrek khas Medan ini ditemukan di luar
Medan. Di Bekasi, misalnya, kita dapat menikmati bandrek Medan seperti
produk BANDREK SORBAH di depan eks Swalayan GORO Pekayon, di jalan
Nangka Perumnas 1 dan di jalan raya Bantar Gebang (perum Dukuh Zamrud).
Bajigur
Bajigur adalah minuman hangat khas masyarakat Sunda dari daerah Jawa
Barat, Indonesia. Bahan utamanya adalah gula aren dan santan. Untuk
menambah kenikmatan dicampurkan pula sedikit jahe, garam, dan bubuk
vanili. Minuman yang disajikan panas ini biasa dijual dengan menggunakan
gerobak yang menyertakan kompor. Bajigur paling cocok diminum pada saat
cuaca dingin dan basah sehabis hujan. Makanan yang sering dihidangkan
bersama bajigur adalah pisang rebus, ubi rebus, atau kacang rebus.
sumber : http://wisata-belanja.com/makanan-khas-bandung/
Tidak ada komentar:
Posting Komentar